Kamis, 08 Desember 2016

Penjumlahan Pecahan Campuran

Cara Menjumlahkan Pecahan Campuran

Pecahan campuran adalah bilangan bulat yang berdampingan dengan pecahan, misalnya 5 ½, dan bisa sulit dijumlahkan

Menjumlahkan Bilangan Bulat dan Pecahan Secara Terpisah

  1. Gambar berjudul Add Mixed Numbers Step 1
    1
    Jumlahkan bilangan bulat bersama-sama. Bilangan bulatnya adalah 1 dan 2, jadi 1 + 2 =3.
  2. 2
    Carilah bilangan penyebut terkecil (BPT) dari kedua kedua pecahan tersebut.BPT adalah bilangan terkecil yang bisa habis dibagi oleh kedua bilangan itu. Karena penyebut dari pecahan tersebut adalah 2 dan 4, maka BPT-nya adalah 4, karena 4 adalah bilangan terkecil yang bisa habis dibagi oleh 2 dan 4.
  3. Gambar berjudul Add Mixed Numbers Step 2
    3
    Ubahlah pecahan tersebut agar bisa memiliki BPT sebagai penyebutnya.Sebelum Anda dapat menjumlahkan pecahan itu, pecahan tersebut harus menjadikan 4 sebagai penyebutnya, jadi Anda harus membuat pecahan tersebut tetap memiliki nilai yang sama meskipun memiliki basis yang baru. Begini cara melakukannya:
    • Karena penyebut dari pecahan 1/2 harus dikalikan dengan 2 untuk mendapatkan 4 sebagai basis baru, Anda juga harus mengalikan pembilang 1 dengan 2. 1 * 2 = 2, jadi pecahan barunya adalah 2/4. Pecahan 2/4 = 1/2, tetapi telah diwujudkan dalam rasio yang lebih besar untuk mendapatkan basis yang lebih besar. Ini berarti bahwa angka-angka tersebut adalah pecahan yang nilainya sama. Keduanya memiliki basis yang berbeda, tetapi nilainya tetap sama.
    • Karena pecahan 3/4 sudah memiliki basis 4, Anda tidak perlu mengubahnya.
  4. Gambar berjudul Add Mixed Numbers Step 3
    4
    Jumlahkan pecahannya. Setelah Anda memiliki sebuah penyebut, pecahan tersebut bisa dijumlahkan dengan menjumlahkan angka pembilangnya.
    • 2/4 + 3/4 = 5/4
  5. 5
    Ubahlah pecahan tidak wajar menjadi pecahan campuran. Pecahan tidak wajar adalah pecahan yang pembilangnya sama atau lebih besar dari penyebutnya. Anda harus mengubah pecahan tidak wajar menjadi pecahan campuran sebelum Anda bisa menjumlahkannya dengan hasil penjumlahan dari bilangan bulat. Karena soal aslinya menggunakan pecahan campuran, jawaban Anda harus berupa pecahan campuran juga. Inilah cara melakukannya:
    • Pertama, bagilah pembilang dengan penyebut. Lakukan pembagian yang panjang untuk membagi 5 dengan 4. Bilangan 4 harus dikalikan 1 kali agar mendekati angka 5. Ini berarti bahwa hasil baginya adalah 1. Sisanya, atau bilangan yang tersisa, adalah 1.
    • Jadikan hasil bagi tersebut menjadi bilangan bulat baru. Ambillah bilangan yang tersisa itu dan letakkan di atas penyebut yang asli untuk menyelesaikan konversi pecahan tidak wajar menjadi sebuah pecahan campuran. Hasil baginya adalah 1, bilangan sisanya adalah 1, dan penyebutnya yang asli adalah 4, jadi jawaban akhirnya adalah 1 1/4.
  6. Gambar berjudul Add Mixed Numbers Step 4
    6
    Jumlahkan hasil penjumlahan bilangan bulat dengan hasil penjumlahan pecahan. Untuk mendapatkan jawaban akhir Anda, Anda harus menjumlahkan dua hasil penjumlahan yang Anda temukan. 1 + 2 = 3 dan 1/2 + 3/4 = 1 1/4, jadi 3 + 1 1/4 = 4 1/4.

Metode2
Mengubah Pecahan Campuran Menjadi Pecahan Tidak Wajar dan Menjumlahkannya

  1. Gambar berjudul Add Mixed Numbers Step 5
    1
    Ubahlah pecahan campuran menjadi pecahan tidak wajar. Anda bisa melakukannya dengan mengalikan penyebut dengan bilangan bulat dari sebuah pecahan campuran, lalu menjumlahkannya dengan pembilang dari pecahan yang ada di pecahan campuran. Jawaban Anda akan menjadi pembilang baru sedangkan penyebutnya tetap sama.
    • Untuk mengubah 1 1/2 menjadi pecahan campuran, kalikan bilangan bulat 1 dengan penyebut 2, lalu jumlahkan dengan pembilang. Letakkan jawaban baru Anda di atas basis aslinya.
      • 1 * 2 = 2, dan 2 + 1 = 3. Letakkan 3 di atas penyebut aslinya dan Anda mendapatkan 3/2.
    • Untuk mengubah 2 3/4 menjadi pecahan campuran, kalikan bilangan bulat 2 dengan dengan penyebut 4. 2 * 4 = 8.
      • Selanjutnya, jumlahkan angka ini dengan pembilang asli dan letakkan di atas penyebut aslinya. 8 + 3 = 11. Letakkan 11 di atas 4 untuk mendapatkan 11/4.
  2. Gambar berjudul Add Mixed Numbers Step 6
    2
    Carilah kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari kedua bilangan pembagi tersebut. KPK adalah bilangan terkecil yang bisa habis dibagi oleh kedua bilangan tersebut. Jika penyebutnya sudah sama, lewati langkah ini.
    • Jika salah satu dari penyebut bisa habis dibagi oleh penyebut yang lain, bilangan pembagi yang lebih besar adalah KPK-nya. KPK dari 2 dan 4 adalah 4 karena 4 bisa dibagi oleh 2.
  3. Gambar berjudul Add Mixed Numbers Step 7
    3
    Buatlah penyebutnya sama. Anda bisa melakukannya dengan mencari pecahan yang sama. Kalikan penyebut dengan angka yang akan menghasilkan KPK. Kalikan pembilang dengan angka yang sama. Lakukan ini pada kedua pecahan itu.
    • Karena penyebut dari 3/2 harus dikalikan dengan 2 untuk mendapatkan penyebut baru yaitu 4, Anda harus mengalikan pembilang dengan 2 untuk menemukan pecahan yang sama dengan 3/2. 3 * 2 = 6, jadi pecahan barunya adalah 6/4.
    • Karena 11/4 sudah memiliki penyebut 4, Anda beruntung. Anda tidak perlu mengubahnya.
  4. Gambar berjudul Add Mixed Numbers Step 8
    4
    Jumlahkan kedua pecahan tersebut. Sekarang penyebutnya sudah sama, jumlahkan saja pembilangnya untuk mendapatkan jawaban Anda dengan tetap mempertahankan basis yang sama.
    • 6/4 + 11/4 = 17/4.
  5. Gambar berjudul Add Mixed Numbers Step 9
    5
    Ubahlah kembali pecahan tidak wajar itu menjadi pecahan campuran. Karena soal aslinya dalam bentuk pecahan campuran, Anda dapat mengubahnya kembali menjadi pecahan campuran. Begini cara melakukannya:
    • Pertama, bagilah pembilang dengan penyebut. Bagilah 17 dengan 4. Agar 4 bisa menjadi 17 harus dikalikan empat kali, sehingga hasil baginya adalah 4. Sisanya, atau bilangan yang tersisa, adalah 1.
    • Jadikan hasil baginya menjadi bilangan bulat yang baru. Ambil bilangan yang tersisa dan letakkan di atas penyebut yang asli untuk menyelesaikan konversi pecahan tidak wajar menjadi pecahan campuran. Hasil baginya adalah 4, bilangan yang tersisa adalah 1, dan penyebut yang asli adalah 4, jadi jawaban akhirnya adalah 4 1/4.



Senin, 21 November 2016

Pembelajaran Tematik Kelas 4 Tema :Indahnya Kebersamaan Sub Tema :Keberagaman Budaya Bangsaku

Tujuan  dari pembelajaran tematik Kelas 4 Tema :Indahnya Kebersamaan Sub Tema :Keberagaman Budaya Bangsaku 
1. 1. Setelah melakukan percobaan, siswa dapat menjelaskan perambatan sumber bunyi dengan benar.2. Setelah melakukan percobaan, siswa dapat membandingkan hasil-hasil perambatan bunyi melalui benda padat, cair, dan gas denganbenar.3. Setelah membaca intruksi, siswa mampu mempraktikkan langkah-langkapercobaan perambatan bunyi dengan benar.4. Setelah membaca teks laporan dan melakukan percobaan, siswamampu menyajikan laporan percobaan dengan benar.5. Setelah mendengarkan penjelasan guru, siswa mampu mendesaingambar rumah adat impian dengan teknik kolase.6. Setelah bereksplorasi dengan sudut, siswa mampu mendesainrumah adat impian dengan memperhatikan penggunaan sudutlancip, tumpul, dan siku- siku.
·  2. 1. menerima, menjalankan dan menghargai ajaran yang dianutnya.2. memiliki perilaku jujurm disiplin, tanggung jawab, santun,peduli dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga,teman, guru dan tetangganya.3. memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati(mendengar, melihat, membaca) dan bertanya berdasarkanrasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dankegiatannya dan benda- benda yang dijumpainya di rumah,sekolah dan ibadah.4. menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas,sistematis, logis dalam karyaestetis, dalam tindakan yangmencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.
·  3. Bahasa Indonesia3.2 menguraikan teks instruksi tentang pemeliharaan pancasila serta penggunaan alat teknologimodern dan tradisional dengan bantuan guru dan teman dalam Bahasa Indonesia lisan dantulisan dengan memilah dan kosa kata yang baku.4.1 menerangkan dan mempraktikan teks arahan atau petunjuk tentang pemeliharaan pancaindera serta penggunaan alat tteknologi modern dan tradisional secara mandiri dalam bahasalisan dan tulisan dengan memilih kosa kata baku.Matematika3.6 mengenal sudut siku- siku melalui pengamatan dan membandingkannya dengan sudut yangberbeda.4.16 mempresentasikan sudut lancip dan sudt tumpul dalam bangun datar.Ilmu Pengetahuan Alam3.5 memahami sifat- sifat bunyi melalui pengamatan dan keterkaitannya dengan inderapendengaran.4.4 menyajikan hasil percobaan atau observasi tentang bunyi.Seni Budaya dan Prakarya3.2 mengenal alam benda dan kolase4.2 membuat karya seni kolase dengan berbagai bahan
·  4. 1. Perambatan bunyi2. Membuat laporan3. Mendesain rumah adat denganteknik kolaseJadi, ruang lingkupmateri yang akandipelajari hari iniyaitu :
·  5. Bunyi dapat merambat dari sumberbunyi ke tempat lain melalui media.Media tersebut adalah benda padat, cairdan gas.1.Bunyi merambat melalui benda padat2.Bunyi merambat melalui benda cair3.Bunyi merambat melalui benda gas
·  6. Apa sih contoh bunyimerambat melaluibenda padat yangkalian ketahui?Ketika kita bermain telfon-telfonan dengan temanmenggunakan 2 botol aqua disambung dengan tali plastik,kemudian botol aqua itu dekatkan dengan telinga kemudianmintalah temanmu berbicara di botol aqua yang satunya.Maka kamu akan mendengar bunyi temanmu yang sedangberbicara tersebut.Hal ini karena bunyi merambat melalui benda padat.
·  7. Contoh bunyi merambat melalui benda cair?Jika kamu membentakkan 2 batu di dalamair, maka kamu akan mendengar bunyibentakan 2 batu tersebut karena bunyimerambat melalui benda cair.
·  8. Selanjutnya, apa yang kalian tahutentang bunyi merambat melalui bendagas ?Contoh benda gas yaitu udaraJika hujan turun biasanya disertai denganpetir dan kemudian terdengar suaraguntur. Suara guntur itu terdengar karenaadanya udara. Suara guntur merambatmelalui udara sampai ke telinga kita.
·  9. 1. Buat kelompok belajar maksimal 5 orang,kemudian lakukan percobaan tentang perambatanbunyi melalui benda padat, cair dan gas !2. Setelah selesai, buat laporan hasil percobaantersebut !( catatan : selama melakukan percobaan harussantun dan bersikap baik, saling menghargaiteman, kebersamaan tidak boleh kerja sendiri-sendiri)Tugas !

·  10. 3. Setelah selesai melakukan percobaandilanjutkan dengan berdiskusi kelompok.4. kemudian hasil kerja kelompoknyadipresentasikan di depan kelas danmemberikan kesempatan kepada teman yang mau bertanya.
Untuk lebih memahami tentang bunyi silahkan klik video di bawah ini
Untuk bahan bacaan klik link berikut ini 

PERAMBATAN BUNYI
Segala macam bentuk bunyi berasal dari benda yang bergetar. Getaran dari suatu benda akan mengakibatkan udara di sekitarnya bergetar. Getaran tersebut menimbulkan gelombang bunyi di udara. Benda-benda yang bergetar dan menghasilkan bunyi disebut sumber bunyi. Bunyi dapat merambat melalui benda padat, cair, dan gas. Akan tetapi, bunyi tidak dapat merambat pada ruang hampa.

Bunyi hanya dapat didengar pada frekuensi antara 20 sampai dengan 20.000 Hz yang disebut frekuensi audio atau frekuensi pendengaran manusia. Di bawah frekuensi 20 Hz disebut frekuensi infrasonik. Di atas 20.000 Hz disebut ultrasonik. Frekuensi adalah banyaknya getaran yang terjadi setiap satu detik. Satuan frekuensi adalah Hertz (Hz). Berdasarkan frekuensinya, bunyi dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:
  1. Bunyi Infrasonik adalah bunyi yang mempunyai frekuensi sangat rendah, yaitu kurang dari 20 Hz. Bunyi infrasonik ini dapat didengar oleh kelelawar, anjing, jangkrik, dan kuda. 
  2. Bunyi Audiosonik adalah bunyi yang mempunyai frekuensi di antara 20-20.000 Hz. Bunyi audiosonik ini dapat didengar oleh manusia. Bunyi kereta api yang melintas akan berbeda dengan bunyi burung yang berkicau. Garpu tala. Jangkrik.
  3. Bunyi Ultrasonik adalah bunyi yang mempunyai frekuensi sangat tinggi, yaitu lebih dari 20.000 Hz. Bunyi ultrasonik ini dapat didengar oleh lumba-lumba.
Lakukanlah beberapa percobaan di bawah ini untuk membuktikan perambatan bunyi.
Percobaan 1
Alat:
Selang plastik (panjang 2 meter atau lebih).
Langkah kerja:
  • Pegang salah satu ujung selang dan minta temanmu memegang ujung lainnya.
  • Dekatkan ujung selang ke telinga.
  • Minta temanmu berbicara melalui ujung selang yang ia pegang.
  • Dengarkan dan catat apa yang ia sampaikan. 
  • Berikan hasilnya kepada temanmu untuk diperiksa.
Percobaan 2
Alat dan bahan:
  • Kaleng susu 2 buah
  • Benang kasur
  • Paku (untuk membuat lubang, sebaiknya dilakukan oleh guru)
Langkah-langkah:
  • Buatlah satu lubang kecil dengan ujung paku di tengah dasar kaleng susu.
  • Potonglah tali kasur sepanjang 2 sampai 3 meter.
  • Masukkan benang ke dalam kaleng susu melalui lubang kecil.
  • Buatlah simpul agar tidak lepas.
  • Berbicaralah dengan temanmu melalui telepon kaleng susu.
  • Sekarang coba lepaskan benang dari kaleng susu.
  • Berbicaralah dengan temanmu melalui telepon kaleng susu tanpa benang.
  • Dengarkan dan catat apa yang ia sampaikan. Berikan hasilnya kepada temanmu untuk diperiksa.
Percobaan 3
Alat dan bahan:
  • Ember besar
  • Air
  • Batu koral
  • Corong kecil
Langkah kerja:
  • Isi ember dengan air hingga penuh.
  • Masukkan corong ke dalam ember hingga bagian bawahnya terendam.
  • Usahakan corong tidak menempel pada ember.
  • Minta bantuan temanmu mengetuk salah satu sisi ember dengan menggunakan batu secara perlahan.
  • Sementara itu dekatkan telingamu pada bagian atas corong.
  • Dengarkan dan catat hasilnya.
Catatan :
Percobaan KeMedia atau Perantara
Perambatan Bunyi
Bunyi yang Dihasilkan
         Terdengar                     Tidak Terdengar         
1.
Udara (gas)
-
2.
Benang kasur (padat)
-
3.
Air (cair)
-
Benda padat dan cair merupakan penghantar bunyi yang baik daripada udara. Hal ini disebabkan susunan partikel zat padat dan cair lebih rapat daripada susunan partikel udara. Selain jenis medium, faktor yang memengaruhi cepat rambat bunyi adalah suhu medium. Semakin besar (meningkat) suhu medium, maka cepat rambat bunyi akan semakin besar. 

Bunyi dapat merambat melalu benda padat, zat cair, dan gas.
  • Perambatan bunyi melalui benda padat. Bunyi dapat merambat melalui benda padat. Perambatan bunyi melalui benda padat dapat kamu gunakan untuk membuat mainan. Misalnya membuat mainan telepon-teleponan.
  • Perambatan bunyi melalui benda cair. Selain merambat melalui benda padat, bunyi juga dapat merambat melalui benda cair. Ketika dua batu diadu di dalam air, bunyi yang ditimbulkan dapat kita dengar. Hal itu menunjukkan bahwa bunyi dapat merambat melalui zat cair. Sifat bunyi yang dapat merambat melalui zat cair dimanfaatkan oleh tim SAR untuk mencari dan menolong kecelakaan yang terjadi di tengah lautan. Adanya sifat itu, komunikasi antara orang yang ada di atas kapal dan penyelam dapat dilakukan sehingga pencarian korban dapat berjalan lancar.
  • Perambatan bunyi melalui gas. Udara merupakan benda gas. Kita dapat mendengar suara orang berbicara dan burung berkicau karena getaran suara itu masuk ke telinga kita. Hal itu menunjukkan bahwa suara dapat merambat melalui udara. Demikian juga halnya pada guntur. Pada saat hari mendung, kita sering mendengar guntur. Guntur dapat kita dengar karena getaran suaranya masukke telinga kita setelah merambat melalui udara.